Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Tips Melamar Pekerjaan Lewat Email Agar Diterima

10 Tips Melamar Pekerjaan Lewat Email Agar Diterima

10 Tips Melamar Pekerjaan Lewat Email Agar Diterima - Bagi Anda yang telah lulus sekolah dan akan memasuki dunia kerja, ada banyak cara untuk melamar pekerjaan seperti dengan cara walk in interview (datang langsung) ke perusahaan yang memang sedang membuka rekrutmen kerja, dari BKK sekolahan setempat, Yayasan penyalur kerja yang bekerja sama dengan perusahaan seperti : Yayasan DKU, Yayasan Global, RSM Consultan, Imecon, HR Sinergia dan sebagainya.

Selain yang disebutkan diatas, ada beberapa perusahaan membuka rekrutmen dengan cara mengirimkan surat lamaran kerja lewat media seperti Box Kotak Surat dari perusahaan, mengirimkan surat lamaran kerja melalui Pos dan dengan melalui email rekrutmen perusahaan langsung.

Dari beberapa jenis cara melamar pekerjaan diatas, yang paling simpel, fleksibel, hemat biaya dan tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk pergi bolang ke tiap BKK Sekolah, Yayasan dan juga Kawasan Industri yaitu dengan mengirimkan surat lamaran kerja Anda via email rekrutmen perusahaan.

Dalam mengirimkan surat lamaran kerja melalui email, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan supaya lamaran yang Anda tuju diterima oleh perusahaan dan bisa mendapatkan panggilan kerja. Berikut ini Tips dan trik yang bisa Anda terapkan.

10 Tips Melamar Pekerjaan Lewat Email Agar Diterima

1. Perhatikan Nama dan Alamat Email

Gunakan alamat email yang baik dan profesional, bisa dengan dengan menggunakan nama asli yaitu pakai nama depan dan nama belakang, serta gunakan nama lengkap pada email

2. Perhatikan Alamat Email Rekrutmen Perusahaan yang Dituju

Anda harus bisa membedakan alamat rekrutmen perusahaan yang asli dan juga palsu. Ada beberapa cara membedakan lowongan kerja asli atau hoax seperti * (tidak semua email yg menggunakan @gmail.com palsu. Untuk lebih jelasnya bisa dengan mengetikkan alamat email dan masuk pencarian google untuk memastikan apakah alamat email rekrutmen tersebut asli atau bukan.

3. Gunakan Subjek Email yang Sesuai

Mencantumkan subjek pada email perusahaan itu perlu dan ada formatnya. Pada format subjek email yang benar, kemungkinan pesan email yang Anda kirim terbaca oleh pihak perusahaan lebih besar. Perusahaan terkadang memfilter pesan email yang masuk dari subjek email. Subjek email yang umumnya digunakan seperti (Lamaran Pekerjaan - Operator Produksi).

4. Mencantumkan Skill dan Pengalaman Kerja

Anda perlu mencantumkan skill dan pengalaman kerja Anda pada body email/badan pesan, cantumkan juga didalam CV pdf disertai deskripsi singkat pekerjaan agar pihak perusahaan tertarik. Untuk fresh graduated bisa isi dengan pengalaman pkl/magang.

5. Melampirkan Berkas Pendukung

Anda bisa melampirkan berkas pendukung seperti paklaring, untuk fresh graduated bisa dengan melampirkan sertifikat pkl/magang/kursus, sertifikat BLK dan lainnya.
Dengan mencantumkan berkas pendukung kemungkinan Anda mendapatkan panggilan tes kerja lebih besar, apalagi berkas pendukung yang dicantumkan sesuai dengan yang pihak perusahaan butuhkan seperti SIO untuk posisi Operator Forklift.

6. Susunan / Urutan Berkas Lamaran

Urutan berkas lampiran dimulai dari yang terkecil, misal KTP, NPWP dll. Berkas dicantumkan sesudah CV atau Daftar Riwayat Hidup.

7. Ukuran Berkas Lamaran

Berkas lamaran dalam format pdf umumnya berukuran maksimal 1 MB, dibawah 500 KB lebih bagus yang penting tidak terlalu buram, jika hasilnya buram bisa kurangi berkas yang ada, gunakan berkas yang memang penting saja. Untuk mengompres atau mengecilkan ukuran berkas pdf Anda bisa gunakan tool online seperti Pdfaid, Ilovepdf, 11zon, Docupub, Smallpdf dan sebagainya.

8. Mengirim Lamaran pada Jam Kerja

Kirim lamaran kerja Anda di hari kerja kantor, umumnya pada hari Senin - Jum'at, dan di jam kerja kantor 08:00-11:00 atau 13:00-15:00. Ada juga beberapa perusahaan yang tetap membuka rekrutmen di hari sabtu atau minggu (tergantung kebijakan perusahaan).
Terapkan juga saat Anda melamar kerja melalui website rekrutmen perusahaan, terkecuali isian form yang cepat penuh dan terdapat batas waktu pengiriman.
Hindari mengirim lamaran email pada malam hari, selain pesan email yang Anda kirim tidak dibaca, perusahaan juga biasanya menutup email rekrutmennya diluar jam kerja kantor.

9. Letak Surat Lamaran

Surat lamaran kerja boleh hanya dicantumkan dibody email/badan pesan, atau bisa juga dicantumkan pada keduanya dibody email/badan pesan dan didalam CV pdf.

10. Hindari Spam Lamaran Kerja

Sangat tidak disarankan untuk spam lamaran kerja. Akibatnya email yang Anda gunakan bisa diblokir/blacklist oleh perusahaan. Cukup satu kali apply untuk satu perusahaan.

Kesimpulan

Anda bisa menerapkan semua tips yang ada diatas, selain itu Anda juga bisa coba semua lowongan kerja yang ada, tidak hanya mengandalkan satu atau dua perusahaan selama lowongan tesebut masih sesuai kualifikasi dan agar peluang mendapatkan pekerjaan lebih besar. Jangan lupa usaha disertai do'a dan juga ikhtiar agar diberi kemudahan.
Demikian artikel 10 Tips Melamar Pekerjaan Lewat Email Agar Diterima kali ini semoga bermanfaat dan tetap semangat, salam sukses !!.
Follow Instagram : @dreamlokerdotcom

Telegram : t.me/dreamlokerdotcom